Minggu, 11 Desember 2016

SATELITE IS HOAX

KEBOHONGAN PROYEK SATELIT


Satelit dikatakan mengelilingi bumi, dari ribuan satelit yang pernah diluncurkan, satelit masing-masing mempunyai 1 titik orbit dan ketinggiannya pun berbeda-beda.
Pertanyaanya ;
"Mengapa arah antenna parabola mengarah ke satu titik di langit ? , kalo memang antenna parabola mengarah dimana titik satelit berada, seharusnya posisi koordinat satelit itu pun harus mengikuti kemana arah terbangnya satelit yang melaju sekian ribu kilometer per jam.


Jawabnya cukup simple dan gak ribet , cukup katakan bahwa Televisi tidaklah perlu menggunakan satelit , karena di zaman era 30an , Televisi sudah broadcast tanpa adanya satelit , dan sangatla aneh jika mengatakan siaran TV di era 30an itu menggunakan sistem satelit , padahal kenyataannya, satelit diluncurkan pada era tahun 60an.
Siaran Televisi dan radio , telegram serta telepon hanya membutuhkan tower pemancar frekuensi. Frekuensi pun banyak jenisnya ,ada VLF,UHF,AF,ELF,dan bermacam-macam jenis lainnya. Tiap-tiap jenis frekuensi masing-masing memiliki perbedaan altitude,jarak tempuh,besar kecilnya hertz serta jenis sonar gelombang yang berbeda-beda.

Parabola cukup menembakkan sinyal frekuensi ke atmosfer (dome/kubah) bumi dengan sudut elevasi pantulan , yang nantinya kubah bumi aka memantulkan kembali sinyal frekuensi sesuai dengan jatuhnya sudut elevasi yang di tentukan.
Sebenarnya pantulan yang dihasilkan hanya memanfaatkan gelombang elektromagnetik,bahkan satelitpun tak diperlukan untuk hal ini...
Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat walau tidak ada medium. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisa diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude, kecepatan. 
Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu. Oke,kita jelaskan satu persatu mengenai Gelombang Radio dan TV.

Pertama : 

Gelombang radio dapat dihasilkan oleh rangkaian elektronika yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan oleh antena dan diterima oleh antena pula. Gelombang radio mempunyai frekuensi antara Hz sampai Hz. Gelombang ini diaplikasikan sebagai alat komunikasi, sebagai pembawa informasi dari satu tempat ke tempat lain. Gelombang radio banyak digunakan, terutama dalam bidang telekomunikasi, seperti handphone, televisi, dan radio. Di antara spektrum gelombang elektromagnetik, gelombang radio termasuk ke dalam spektrum yang memiliki panjang gelombang terbesar dan memiliki frekuensi paling kecil. Gelombang radio dihasilkan oleh elektron pada kawat penghantar yang menimbulkan arus bolak-balik pada kawat. Kenyataannya arus bolak-balik yang terdapat pada kawat ini, dihasilkan oleh gelombang elektromagnetik. 

Kedua :

 Gelombang televisi merambat secara lurus dan tidak dipantulkan oleh lapisan atmosfer , sehingga mempunyai jangkauan yang sempit. Berdasarkan hal tersebut maka untuk menangkap siaran televisi dari suatu pemancar diperlukan antena dan untuk mencapai daerah yang jauh , maka dibuat stasiun pemancar penghubung. Untuk dapat menangkap sebuah siaran televisi, maka kita harus menggunakan sebuah alat pemancar yang disebut antena. Penyiaran televisi biasanya disebarkan melalui gelombang radio VHF dan UHF dalam jalur frekuensi yang ditetapkan antara 300 MHz – 3 GHz. Gelombang ini merambat lurus, tidak dapat dipantulkan oleh atmosfer-atmosfer bumi. Untuk menangkap sinyal gelombang televisi diperlukan sebuah stasiun penghubung (relay). Gelombang televisi bekerja sebagai pembawa informasi gambar dan suara Gelombang televisi ini merambat lurus, tidak dapat dipantulkan oleh ionosfer bumi sehingga diperlukan penghubung melalui fo yg terhubung ke menara menara stasiun pemancar bumi untuk, tempat yang sangat jauh. Kelompok frekuensi yang di tetapkan bagi sebuah stasiun pemancar untuk tranmisi sinyalnya disebut saluran (chanel). Masing-masing mempunyai sebuah saluran 6 mhz dalam salah satu bidang frekuensi (band) yang dialokasikan untuk penyiaran televisi komersial. 1.VHF bidang frekuensi rendah saluran 2 sampai 6 dari 54 MHZ sampai 88 MHZ. 2.VHF bidang frekuensi tinggi saluran 7 sampai 13 dari 174 MHZ sampai 216 MHZ. 3.UHF saluran 14 sampai 83 dari 470 MHZ sampai 890 MHZ. Selanjutnya. Omega Navigation System dan LORAN(long range navigation),merupakan tekhnologi pertama atau yg lebih dikenal sebagai white alice. White alice(1950) adalah teknologi informasi tanpa satelite yang awalnya hanya digunakan oleh angkatan udara AS. Cara kerja pemindahan informasi secara cepat ini adalah dengan mengirim informasi melalui panel penembak gelombang ke udara yang kemudian dipantulkan ke atmosfir dan diterima di lokasi reciever. Jadi pada dasarnya atmosfir dapat memantulkan sinyal tanpa satellite. Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya satelite tidak di perlukan, karena fungsi satellit sudah disiapkan dan diciptakan Tuhan dengan adanya atmosfir. Teknologi white alice juga anti sadap dan hampir mustahil sinyalnya di sadap dalam perjalanan. Pengembangan dari teknologi ini adalah dengan dibangunnya menara-menara telekomunikasi yang sekarang kita gunakan. Jadi bisa dikatakan bahwa tekhnologi komunikasi sekarang adalah pengembangan dari white alice itu sendiri.

Sebelum mengenal jauh "VLF" , alangkah baiknya kita mengetahui ;
Apa itu Frekuensi , Sinyal dan Spektrum Radiasi Elektromagnetik dan Bagaimana Sistem kerja Dari Ketiganya
Very Low Frecuency(VLF)
Dalam ilmu atmosfer , pengertian dasarnya yang biasanya di berikan yaitu dari 3 Hz sampai 3 kHz. Dalam kaitannya dengan ilmu magnetosfer, osilasi elektromagnetik frekuensi rendah (denyutan yang terjadi di bawah - 3 Hz) dianggap terletak dalam kisaran VLF, yang dengan demikian juga di definisikan secara berbeda dari Radio ITU band.
Frekuensi berperan penting dalam komunikasi nirkabel, dimana frekuensi sinyal secara matematis terkait dengan panjang gelombang, Jika f adalah frekuensi medan elektromagnetik di ruang bebas yan di ukur dalam megahertz, dan w adalah panjang gelombang yang di ukur dalam meter, maka
Jadi Parabola TIDAK PERLU di geser kesana kemari mengikuti terbangnya ribuan satelit , cukupo dengan mengatur sudut elevasi sekian derajat pada garis bujur atau garis lintang , alhasil sinyal frekuensi akan jatuh tepat sasaran di tower2 VLF seteleah di pantulkan atmosfer (dome/kubah) bumi. HAl ini dinamakan "Tropospheric Scattering".

Adalah istilah yang di gunakan untuk menjelaskan radiasi elektromagnetik (gelombang radio) dengan frekuensi 3-300 Hz , dan panjang gelombang yang sesuai daro 100.000 sampai 1000 kilometer.
w = 300 / f
dan sebaliknya
f = 300 / w

Sinyal adalah elektromagnetik listrik yang digunakan untuk menyampaikan data dari satu tempat ke tempat lain. Bentuk paling sederhana dari sinyal arus searah (DC) yang dihidupkan dan dimatikan; ini adalah prinsip yang telegraf awal bekerja. sinyal yang lebih kompleks terdiri dari arus bolak-balik (AC) atau operator elektromagnetik yang berisi satu atau lebih data stream.
Data ditumpangkan pada saat dibawa atau gelombang dengan cara proses yang disebut modulasi. modulasi sinyal dapat dilakukan dengan salah satu dari dua cara utama: analog dan digital. Dalam beberapa tahun terakhir, modulasi digital telah mendapatkan lebih umum, sementara metode modulasi analog telah digunakan kurang dan kurang. Masih banyak sinyal analog sekitar, namun, dan mereka mungkin tidak akan pernah menjadi benar-benar punah.
Kecuali untuk sinyal DC seperti telegraf dan baseband, semua operator sinyal memiliki frekuensi atau frekuensi didefinisikan. Sinyal juga memiliki sifat yang disebut panjang gelombang, yang berbanding terbalik dengan frekuensi.
Spektrum radiasi elektromagnetik adalah rentang lengkap dari panjang gelombang radiasi elektromagnetik, dimulai dengan gelombang radio terpanjang (termasuk dalam rentang audio) dan memperluas melalui cahaya tampak (bagian yang sangat kecil dari spektrum) sampai ke yang sangat singkat sinar gamma yang merupakan produk dari atom radioaktif.
Jadi yang dibutuhkan dari telepon,hape,Tv, radio,telegram,faksimile adalah gelombang sinyal Frekuensi , BUKAN satelit.
Jenis frekuensi pertama kali yang digunakan di era tahun 30an adalah jenis VLF (Very Low Frecuency), dan dengan menggunakan sistem pemancar tower VLF ,dimana jenis frekuensi rendah ini sudah mampu melacak koordinat posisi pesawat dan submarine (kapal selam) serta kapal laut di WW1 (world war 1)
Bagaimana sistem kerjanya ?
Cukup letakkan transmitter receiver signal di dalam pesawat atau kapal , sebagaimana hape pun memiliki transmitter pada antenna dalam.



Banyak sekali pertanyaan dari komunitas Flat earth mengenai eksistensi keberadaan satelit yang seliweran di atas langit, yang pada akhirnya menciptakan sebuah teori konspirasi bahwa satelit itu TIDAK PERNAH ADA.
VLF dihasilkan oleh petir dan gangguan alam di medan magnet bumi, sehingga mereka menjadi subyek penelitian oleh para ilmuwan atmosfer. Karena KESULITAN membangun pemancar yang akan bisa menghasilkan gelombang panjang, maka frekuensi yang  di gunakan hanya memilki sangat sedikit Hertz sistem komunikasi.
Gelombang VLF mampu menembus udara dan laut hingga kedalaman beberapa ratus meter , sehingga AS dan militer rusia terlebih dahulu menggunakan sistem fasilitas VLF trasmisi untuk me-review komunikasi dengan kapal selam mereka yang berada di bawah permukaan laut.

Frekuensi arus bolak-balik yang mengalir di jaringan listrik memilki 50 atau 60 Hz.

Di masyarakat barat , khususnya Flat earther mulai merasakan adanya ketidakberesan penguasa setempat di negeri mereka masing-masing , iyaa .. siapa lagi yang mendanai dan mengesahkan adanya proyek peluncuran satelit ,kalau bukan dari pemerintah ?!
Kalau pun memang teori konspirasi mengenai kebohongan satelit ini terbukti BENAR, Lalu_kemanakah larinya uang dana proyek satelit ???
Saya TIDAK TAU , kalian pun TIDAK AKAN pernah tau , yang tau HANYALAH mereka para pengusa elit global yang ,memegang posisi puncak piramida teratas.

1 % inilah yang "MENGATUR" sistem tatanan dunia baru ( New World Order ).
JANGAN SALAHKAN pemerintah, karena mereka pun HANYA sebagai boneka (puppet) penguasa elit , yang gampang sekali tergiur dengan uang. Yang di perlukan dari para global elite adalah "Mind Control" dengan cara apapun dan dengan dana berapapun yang di keluarkan ,tak pernah jadi masalah bagi mereka ,asalkan rencana mereka berjalan sesuai agenda rencana (Zionist Protocol).






6 komentar:

  1. yang hoax itu yang mengatakan satelit tidak ada. padahal saat ini satelit saja sudah bisa dilihat dengan mata telanjang alias bisa disaksikan langsung.

    http://menjawab-flatearth.blogspot.co.id/2017/08/kebohongan-flat-earth-satelit-yang-diingkari.html

    BalasHapus
  2. .NASA itu pembohong ,hanya mencari keuntungan..bentuk bumi menurut nasa itu bulat,,bulat dari mana manusia saja belum ada sampe ke bulan..kalo pesawat keliling dunia sudah ada dan bentuk bumi datar seperti koin..contoh tipuan Nasa adalah jumlah satelit di luar angkasa 2 ribu sekian berati di atas bumi penuh sesak dengan satelit dong..trus kenapa stiap qt pake teleskop gak bisa lihat satelit yg ada dsna??
    Karna satelit itu cman di gantung lewat tower" diseluruh plosok dunia..google sja mengakui klo GPS bkan dari satelit..lbih baik percaya akan keyakinan iman qt dari pada sains ...

    BalasHapus
  3. Kalau bagi aku sih...lebih baik ciptakan parabola wifi gratis...trus di publikasikan ke semua rakyat...di pamerkan di pinggir jalan...ini lo parabola wifi gratis tanpa satelit...tu lama2 rakyat pd tau dan sadar bahwa satelit tu tidak ada...dan gak harus bayar pulsa...tu yang harus kita lakukan dari sekarang...semoga komunitas bumi datar segera bertindak saat ni juga...my instagram AZE

    BalasHapus
  4. Kalau bagi aku sih...lebih baik ciptakan parabola wifi gratis...trus di publikasikan ke semua rakyat...di pamerkan di pinggir jalan...ini lo parabola wifi gratis tanpa satelit...tu lama2 rakyat pd tau dan sadar bahwa satelit tu tidak ada...dan gak harus bayar pulsa...tu yang harus kita lakukan dari sekarang...semoga komunitas bumi datar segera bertindak saat ni juga...my instagram AZE

    BalasHapus
  5. Satelit apa yang kamu lihat..?

    BalasHapus